Rabu, 12 Desember 2018
Selasa, 11 Desember 2018
Fase Desain Toko Sepeda
1. Strategi Pengadaan
a. Packaged Software
Karena merupakan toko yang memanfaatkan IT bukan bergerak utama dalam bidang IT maka mendapatkan Packaged software untuk banyak kebutuhan dasar akan sangat membantu sehingga akan menyingkat banyak biaya untuk fungsi-fungsi operasional yang ada. Selain itu dapat digunakan di cabang-cabang dari toko tersebut
b. Custom Development
Dari packaged software, belum tentu semua kebutuhan terpenuhi, karena itu memerlukan custom untuk beberapa kebutuhan khusus yang belum terkover oleh software, sehingga tidak membuat dari scrath.
2. Request for Proposal
1. Spesifikasi kebutuhan dengan Custom Application
-Server untuk web dan database di cloud
-1 set komputer
-Akses internet
-Tenaga ahli untuk pembuatan aplikasi
-Teknisi untuk operator aplikasi
2. Spesifikasi kebutuhan dengan Packaged Software
-Server untuk database private
-Akses internet
-Teknisi untuk operator aplikasi

a. Packaged Software
Karena merupakan toko yang memanfaatkan IT bukan bergerak utama dalam bidang IT maka mendapatkan Packaged software untuk banyak kebutuhan dasar akan sangat membantu sehingga akan menyingkat banyak biaya untuk fungsi-fungsi operasional yang ada. Selain itu dapat digunakan di cabang-cabang dari toko tersebut
b. Custom Development
Dari packaged software, belum tentu semua kebutuhan terpenuhi, karena itu memerlukan custom untuk beberapa kebutuhan khusus yang belum terkover oleh software, sehingga tidak membuat dari scrath.
2. Request for Proposal
1. Spesifikasi kebutuhan dengan Custom Application
-Server untuk web dan database di cloud
-1 set komputer
-Akses internet
-Tenaga ahli untuk pembuatan aplikasi
-Teknisi untuk operator aplikasi
2. Spesifikasi kebutuhan dengan Packaged Software
-Server untuk database private
-Akses internet
-Teknisi untuk operator aplikasi

Rabu, 21 November 2018
Rabu, 17 Oktober 2018
UTS APSI E DAPODIK
1. System Requirement
a. Project Sponsor
· Kementrian Pendidikan Republik Indonesia
b. Business Need
· Menggunakan Dapodik diharapkan seluruh sekolah dan tenaga pendidikan mampu mempercepat proses pendataan dari level terrendah(sekolah) sampai level tertinggi (kementrian)
c. Business Requirement
· Mampu menyimpan data siswa
· Mampu menyimpan data nilai rapot
· Mampu Menyimpan data sekolah
· Mampu mencari siswa berdasarkan sekolah dan NISN
· Mampu menerima input berupa nilai rapor
d. Business Value
· Penghematan Anggaran kementrian pendidikan mencapai 200.000.000.000 Rupiah dikarenakan berkurangnya penggunaan kertas dan biaya transportasi.
e. Special Issues or Constrains
· Sistem ini ditargetkan untuk dipakai oleh seluruh sekolah di Indonesia, maka harus mampu terpasang di seluruh sekolah sebelum tahun ajaran baru
2. Functional Requirement
a. Mampu menyimpan data siswa
b. Mampu menyimpan data nilai rapot
c. Menyimpan data sekolah
d. Mampu mencari siswa berdasarkan sekolah dan NISN
e. Mampu menerima input berupa nilai rapor
f. Mampu melakukan sinkronasi antara pusat dan sekolah
3. Non-Functional Requirement
a. Mampu mengimpor data dari file word
b. Mampu melakukan sinkronasi antara server pusat dan sekolah/client dalam waktu 1 menit untuk 500 data
c. Mampu menangani transaksi data sampai 1 juta transaksi
4. Feasibility Study
a. Technical Feasibility
· Familiarity with application: high risk
- Tenaga pengajar banyak yang diperkirakan belum familiar dengan aplikasi ini
· Familiarity with technology: medium
- Teknologi yang berupa web atau aplikasi general membuat realisasi aplikasi ini tidak terlalu sulit
· Project Size: high risk
- Skala projek nasional terdiri dari banyak komponen, maka memiliki resiko yang cukup tinggi
· Compatibility with existing infrastructure: good condition
- Sudah ada banyak aplikasi dari kemendikbud yang bisa dimanfaatkan oleh aplikasi ini, misalnya web NISN
b. Economic Feasibility
· Tangible
- Aplikasi ini feable karena dibiayai oleh anggaran Negara sehingga proyek akan tetap berjalan
- Penghematan yang didapat dari penggunaan sistem:
· Sebelum menggunakan aplikasi biaya kertas dan ATK untuk proses pendataansebanyak 20 juta per bulan
· Setelah penggunaan palikasi biaya untuk memelihara sistem adalah 20 juta per tahun
· Terdapat 90% penghematan untuk program ini
· Intangible
- Membutuhkan lebih sedikit usaha
- Dengan penghematan kertas juga lebih ramah lingkungan
c. Organization Feasibility
· Kemdikbud akan menggunakan aplikasi ini karena sejalan dengan program mereka dan mampu menghemat anggaran
· Karena merupakan program pemerintah, maka pihak-pihak yang ditargetkan cukup terikat dan akan menggunakan aplikasi ini
Feasibility dan Project Management Plan Persewaan Online Board Game
Feasibility Study
Technical Feasibility
Sistem Peminjaman Board Game Online feasibel atau layak secara teknis walau ada beberapa resiko:
A. Kefamiliaran dengan aplikasi memiliki resiko yang medium:
A. Kefamiliaran dengan aplikasi memiliki resiko yang medium:
-Karyawan belum cukup terbiasa dengan sistem sewa online
-Bagian IT belum cukup faham tentang boardgame dan persewaannya
B. Kefamiliaran dengan teknologi memiliki resiko yang kecil:
-Bagian IT sudah cukup cakap untuk projek ini
-Teknologi yang dibutuhkan untuk web sudah tersedia
C. Project Size memiliki resiko yang medium:
-Membutuhkan tim kurang dari 10 orang
-Perlu keterlibatan business user
-Tenggang waktu yang tidak melebihi 6 bulan untuk projek selesai
-Tenggang waktu yang tidak melebihi 6 bulan untuk projek selesai
D. Kompitabilitas dengan sarana dan prasarana yang ada memiliki resiko medium:
-Belum ada sarana yang mendukung web pemesanan board game online, karena baru pertama kali diimplementasikan
Economic Feasibility
Setelah dilakukan Cost-Benefit analysis, didapatkan beberapa kesimpulan:
Return On Investment setelah 3 tahun: 187%
Break Even Point : 1 Tahun 4 Bulan
Total Benefit setelah 3 tahun: 200 Juta Rupiah
Organizational Feasibility
-Secara organisasi projek ini sangat vital karena merupakan salah satu cara baru dalam persewaan board game. Projek ini sejalan dengan tujuan dari marketing yang mencari peluang dengan menggunakan cara baru
-Untuk pengguna, atau konsumen diharapkan dapat memberikan suasana baru untuk bermain board game dengan aplikasi ini.
-Diharapkan pihak marketing menerima sistem ini, dengan terobosan sistem online maka hasil yang diinginkan adalah meningkatnya pelanggan yang menyewa board game.
Project Management Plan
Project Initiation
Semakin bertambahnya jenis alat atau media hiburan online membuat tabletop game terutama physical boardgame mulai ditinggalkan. Hanya beberapa kelompok antusias yang menyentuhnya hampir setiap hari. Keterbatasan waktu dan tempat berkumpul menjadikan board game ini kurang populer dibandingkan dengan online game pada umumnya.
Sistem ini memungkinkan sekelompok orang untuk memainkan board game dimanapun mereka mau, tidak harus di toko yang kami sediakan. Mereka bisa memainkan nya di rumah teman, sekolah, kantor, maupun saat berekreasi di villa. Membuat akses board game ini lebih luas dari sebelumnya, meskipun belum seluas online game.
Salah satu masalah lain dalam menjalankan bisnis peminjaman board game adalah kita hanya bisa melakukan pengecekan aset sebelum toko tutup. Pengunjung sulit di track, apabila ada aset yang hilang kita sulit untuk mengetahui kapan hilang dan siapa yang terakhir memainkan board gamenya. Dengan sistem ini waktu peminjaman serta siapa yang meminjam dalam waktu tertentu. Pengecekan bisa dilakukan langsung ketika dikembalikan sehingga apabila terjadi kerusakan atau kehilangan dapat langsung dimintai pertanggung jawaban kepada peminjam.
Project Management Tools
- Halaman Login
- Estimasi Waktu:
- Proses Sign-in, Login, dan Logout:1 hari
- Tampilan dasar : 2 hari
- Yang Bertanggung jawab:
- Web Designer
- Web Developer
- Database Manager
- Menu Utama
- Estimasi Waktu:
- Tampilan dasar: 6 hari
- Tombol-tombol ke halaman lain(log out dkk):2 hari
- Search bar:3 hari
- Check hak akses(apakah sudah login):2 hari
- Yang Bertanggung Jawab:
- Web Designer
- Web Developer
- Halaman Profile
- Estimasi Waktu:9 hari
- Tampilan dasar: 3 hari
- Tombol-tombol untuk ganti nama akun dan fungsi lainnya:4 hari
- Check hak akses:2 hari
- Yang Bertanggung Jawab:
- Web Designer
- Web Developer
- Halaman List Board Game
- Estimasi Waktu:
- Tampilan dasar: 6 hari
- Daftar untuk menampilkan data board game: 5 hari
- Tombol untuk cek ketersediaan(beserta fungsinya) :3 hari
- Check hak akses:2 hari
- Yang Bertanggung Jawab:
- Web Designer
- Web Developer
- Database Manager
- Halaman Transaksi
- Estimasi Waktu:
- Tampilan dasar: 4 hari
- Check hak akses: 2 hari
- Konfirmasi Transaksi: 4 hari
- Yang Bertanggung Jawab:
- Web Developer
- Web Designer
- Halaman Data dan List Peminjaman
- Estimasi Waktu:
- Check Hak akses: 2 hari
- List data dari database: 4 hari
- Tampilan dasar: 3 hari
- Search bar: 3 hari
- Yang Bertanggung Jawab:
- Web Developer
- Web Designer
Estimating Project Effort
Business Value:
Dengan sistem ini peminjam lebih dimudahkan dalam mengecek ketersediaan board game yang akan dimainkan. Pada peminjaman konvensional ini sering terjadi kasus ketika konsumen harus menunggu atau bergantian ketika game yang mereka mainkan sedang dipakai. Pada peminjaman ditempat ketika ada kerusakan atau kehilangan barang akan susah ditrack, sedangkan dengan online kita bisa dengan jelas mengecek dan menjalankan sanksi apabila terjadi kehilangan karena jelas peminjamannya . Selain itu terkadang konsumen dapat memainkan board game ini ditempat mereka tanpa harus datang ke toko kami.
Estimasi konservatif terhadap tangible value perusahaan :
Rp 310.456.000,- dari peminjaman online.
Rp 1.869.453.000,- dari peminjaman di toko
Rp 150.886.000,- dari pemotongan biaya dan penalty kehilangan terhadap konsumen dalam setahun
Estimasi Waktu :
- Halaman Login : 3 hari
- Menu Utama : 13 hari
- Halaman Profile:9 hari
- Halaman List Board Game:16 hari
- Halaman Transaksi:10 hari
- Halaman Data dan List Peminjaman: 12 hari
Create and Manage the Work plan
Beberapa tugas yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek :
· Membuat platform web-based yang memiliki isi :
- Halaman Login
- Menu Utama
- Halaman Profile
- Halaman List Board Game
- Halaman Transaksi
- Halaman Data dan List Peminjaman
Dimana cara penyelesaiannya dengan menggunakan framework laravel dan memiliki estimasi pengerjaan selama 3 bulan.
Membuat Database untuk menyimpan data-data yang diperlukan yaitu:
- Akun pemakai
- List Board Game
- List Peminjaman
- List Transaksi
Staff the Project
· Founder yang juga sebagai CEO (1 orang): bertanggung jawab penuh serta merupakan pemimpin dari bisnis.
· Departemen pengecekan barang (5 orang): melakukan pengecekan board game yang tersedia serta yang dikembalikan pengguna.
· Departemen IT (3 orang): mengelola pekerjaan IT sesuai yang telah dijelaskan
· Departemen keuangan (2 orang): mengelola, mengevaluasi, dan memberikan laporan segala bentuk pemasukan dan pengeluaran keuangan
· Customer Service (2 orang):melayani konsumen saat transaksi di tempat.
Manage the environment and infrastructure work flows of the project
- Environment
- Text Editor(Sublime)
- PHP
- Server
- Framework Laravel
- Infrastructure:
- Github
- Notepad.pw
Selasa, 04 September 2018
System Analis
Analis Sistem
Analis sistem adalah seseorang yang bertanggung jawab atas penelitian, perencanaan, pengkoordinasian, dan merekomendasikan pemilihan perangkat lunak dan sistem yang paling sesuai dengan kebutuhan organisasi bisnis atau perusahaan. Analis sistem memegang peranan yang sangat penting dalam proses pengembangan sistem. Seorang analis sistem harus memiliki setidaknya empat keahlian: analisis, teknis, manajerial, dan interpersonal (berkomunikasi dengan orang lain). Kemampuan analisis memungkinkan seorang analis sistem untuk memahami perilaku organisasi beserta fungsi-fungsinya, pemahaman tersebut akan membantu dalam mengidentifikasi kemungkinan terbaik serta menganalisis penyelesaian permasalahan. Keahlian teknis akan membantu seorang analis sistem untuk memahami potensi dan keterbatasan dari teknologi informasi. Seorang analis sistem harus mampu untuk bekerja dengan berbagai jenis bahasa pemrograman, sistem operasi, serta perangkat keras yang digunakan. Keahlian manajerial akan membantu seorang analis sistem mengelola proyek, sumber daya, risiko, dan perubahan. Keahlian interpersonal akan membantu analis sistem dalam berinteraksi dengan pengguna akhir sebagaimana halnya dengan analis, programer, dan profesi sistem lainnya.Analis sistem bisa pula menjadi perantara atau penghubung antara perusahaan penjual perangkat lunak dengan organisasi tempat ia bekerja, dan bertanggung jawab atas analisis biaya pengembangan, usulan desain dan pengembangan, serta menentukan rentang waktu yang diperlukan. Analis sistem bertanggung jawab pula atas studi kelayakan atas sistem komputer sebelum membuat satu usulan kepada pihak manajemen perusahaan.
Kompetensi Sistem Analis :
1. Keahlian Analisis
Keahlian analisis sistem digunakan untuk memetakan permasalahan yang dihadapi oleh perusahaan klien yang bisa diselesaikan dengan sistem informasi dan yang tidak.
Dengan menganalisa komponen-komponennya maka seorang analis sistem akan lebih mudah memahami keseluruhan proses bisnis yang berjalan dan menentukan subsistem mana yang berindikasi mengalami masalah.
2. Keahlian Teknis
Seorang dituntut untuk mengenal dan menguasai perangkat lunak maupun perangkat keras terbaru, serta mengetahui keunggulan maupun batasan dari teknologi tersebut. Hal ini sangat membantu analis dalam memilih teknologi yang tepat untuk keperluan klien yang spesifik. Keahlian Teknis dapat diperoleh dari pendidikan formal ataupun latihan khusus dan jam terbang yang lama dalam mengembangkan sistem informasi.
3. Keahlian Manajemen
Analis sistem bertanggung jawab mengatur sumber daya yang dibawah kendalinya, seperti programer dan teknisi. Manajemen tugas yang tepat sangat berpengaruh pada cepat lambatnya penyelesaian proyek. Analis sistem juga harus mampu memprediksi faktor-faktor eksternal seperti kenaikkan harga perangkat, munculnya pesaing dan lain-lain.
4. Keahlian berkomunikasi
Selain ke tiga keahlian tadi, seorang analis sistem juga harus memilik keahlian dalam berkomunikasi atau biasa disebut interpersonal skill. Keahlian ini sangatlah diperlukan untuk menjaring informasi yang akurat tentang permasalahan yang ada pada kliennya. Komunikasi juga diperlukan untuk koordinasi dan instruksi dengan stakeholder yang lain. Dengan menjalin komunikasi secara efektif maka perkembangan proyek dan perubahan terbaru dapat dimonitor dan direspon dengan baik.
Adapun hal-hal tanggung jawab dari seorang analis sistem meliputi:
1. Pengambilan data yang efektif dari sumber bisnis.
2. Aliran data menuju komputer.
3. Pemrosesan dan penyimpanan data dengan komputer.
4. Aliran dan Informasi yang berguna kembali ke proses bisnis dan penggunanya.
Dokumentasi
Dokumentasi adalah kumpulan dari dokumen-dokumen. Dokumen dokumen dalam dokumentasi system informasi akuntansi berisi tulisan berbentuk uraian (narative), formulir, flowchart, diagram dan tulisan lainya menjelaskan bagaimana system bekerja
Dan perlu diketahui, dokumentasi dapat menghasilkan beberapa jenis dokumen yang berbeda dan sesuai dengan tingkat kebutuhan masing-masing pihak yang melakukan proses dokumentasi tersebut. Jenis dokumen terdiri dari dokumen primer, sekunder dan tersier. Dalam sebuah perusahaan dan lembaga penting, seluruh kegiatan dokumentasi harus selalu dilakukan agar menghasilkan ketiga jenis dokumen tersebut. Bahkan untuk kepentingan pribadi, dokumentasi juga diperlukan untuk mengoleksi dokumen yang sifatnya pribadi, seperti foto, barang-barang antik dan lain sebagainya.
Informasi yang terkandung dalam dokumentasi harus dapat menjelaskan tentang apa, siapa, kapan, dimana, mengapa dan bagaimana data dimasukkan, diproses, disimpan, informasi dikeluarkan serta didistribusikan, dan system dikendalikan. Karena diagram dapat merespresentasikan ribuan kata maka para pengembang system informasi akuntansi lebih suka menggunaka diagram seperti flowchart, Data flow digram, Entiti Relationsiptori adalah tempat dimana dokumen-dokumen / dokumentasi , program yang berklaiatan dengan aplikasi dan projek disimpan. Tempat penyimpanan dokumen ini sangat membantu seorang analisis system untuk selalu dapat berhubungan dengan system informasi akuntansi suatu perusahaan baik secara keseluruhan atau perbagian secara mendetail.
Peranan teknik pendokumentasian sebenarnya tergantung dari jenis pekerjaan, teknik pendokumentasi memiliki peranan panting dalam hal berikut ini:
1. Sebuah sistem beropersi dapat terbaca dari dokumentasi yang tersedia.
2. Dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan dokumentasi sistem pengendalian internal dan dapat menentapkan apakah sistem tersebut memenuhi kebutuhan perusahaan.
3. Sebuah sistem berfungsi secara optimal, apabila sistem tersebut dapat secara mudah dimengerti prosedurnya oleh orang lain dan dalam pengembangan sistem baru harus menunjukkan sistem pengendalian internalnya.
Studi Kasus: Indomaret
Transaction Processing System: Mesin Kasir, yang memproses transaksi
Management Information System: Memanajemen karyawan yang dilakukan oleh supervisor
Decision Support System: Sistem yang digunakan oleh kepala cabang untuk melakukan kebijakan cabang atau jenis barang yang dijual
Executive Information System: Digunakan oleh pihak pusat untuk memutuskan menambah cabang atau karyawan







